Musibah Bertubi Tubi Dan Berkepanjangan Adalah Tanda Doa Segera Terkabul (BERSIAPLAH !)

Pernah gak punya doa dan impian yang besar kepada Tuhan dengan sangat exited, Supaya doa tersebut cepat terkabul kita beristighfar dan bersholawat sebanyak mungkin.

Berharap dari istighfar dan sholawat tersebut doa kita jadi lebih cepat terkabul, dengan dosa dosa yang terampuni.

Ada orang yang punya hajat, lalu mereka beristighfar dan bersholawat banyak, lalu gak lama tanpa masalah dan musibah doa tersebut terkabul.

Namun ada juga, Sudah berdoa dan istighfar banyak malah Musibah semakin bergelimpangan, seperti hidup di hujani oleh musibah yang bertubi tubi seakan gak ada habisnya...

Bukannya doa terkabul, malah di hujani oleh musibah musibah dan bencana yang hati sakit, sesak dan merasa sempit.

tanda doa akan terkabul


Jangan Sedih Dulu, Harusnya Kamu Bahagia... Untuk Muslim Musibah adalah kabar bahagia yang terselubung.


Musibah yang menimpa muslim, itu bukan sekedar menghapus dosa dan mengabulkan doa atau hajat hajat saja...

Tapi dengan musibah derajat kita juga naik di sisinya dan juga di sisi manusia. Ibaratnya kita jadi naik level yang tadinya level 3 karena musibah kita naik ke level 4 dan seterusnya. 

Sampai ke level tertinggi.

Sabar dengan musibah yang menimpa, jalani dengan hati yang ikhlas serta bahagia... Gak usah terlalu di buat pusing. Di bawa ke solusi dan jalan keluar saja.

Musibah yang menimpa umat muslim artinya masih ada cinta dari Allah kepada hambanya.

Kalau gak Allah gak cinta kepada hambanya, biasanya di setiap kita melakukan salah gak di kasih musibah atau bodo amat, bahkan tidak di beri rasa sesal di hatinya atas dosa tersebut.

Naudzubillah.

Kalau kamu berubuat kesalahan, lalu di hati muncul rasa sesal, dan gak lama datang musibah itu artinya - Allah masih cinta dan ridha kepadamu (Ingat ini)


Kenapa Dengan Musibah Yang Menimpa Muslim adalah Sebuah Keberuntungan?

  • Karena Allah sayang dan cinta, dengan musibah itu dosa dan kesalahan di ampuni dan termaafkan... sehingga balasan dosa di akhirat yang berat itu sudah hilang/sirna.
  • Dengan musibah tersebut Allah mempersiapkan doa doa kita dan hajat untuk segera terkabul.

  • Dengan musibah tersebut derajat kita jadi naik, Kita jadi naik level, Why? Misal kita ada punya kesalahan, biasanya dengan kesalahan tersebut kita jadi berbenah diri.

    Yang tadinya salah sehingga kita menjadi orang yang benar, keluar dari gelap menjadi cahaya sehingga kita menjadi orang yang naik level atau derajat.

Musibah yang Bertubi Tubi datangnya dan berkepanjangan seperti musim kemarau artinya doa akan segera di kabulkan..... why?


Ketika kita berdoa ada hajat sama Allah, hajat besar misalnya ingin pergi haji/umroh, ingin punya rumah dan ingin punya mobil serta pekerjaan yang bagus.

Hajat yang begitu besar, lalu kamu berdoa kepadanya. Serta banyak berdzikir, istighfar, dan bersholawat supaya hajat tersebut cepat turun.

Namun ternyata? yang turun bukan hajat namun musibah yang bertubi tubi.... Dan lama lagi.... kalau sudah begini STOP, tahan dulu untuk berprasangka buruk.

Lihat ini, bukan berarti dengan turunya musibah itu lalu hajat atau doa kita tidak terkabul.

No, itu artinya hajat kita sedang di persiapkan untuk datang kepada kita. Melihat waktu yang pas dan tepat.

Kapan waktu yang pas dan tepat itu? ketika dosa kita telah habis dan kepribadian kita telah pantas untuk mendapatkannya.

Doa itu menjadi tidak terkabul bisasanya di halang halangi oleh yang namanya dosa. Dan belum kepantasan diri.

Ketika dosa tersebut habis dan kita sudah pantas mendapatkannya, pasti hajat tersebut akan turun.

Ketika kita Sudah Berdoa 


Ketika kita sudah berdoa namun dalam diri kita masih banyak dosa dan kita belum pantas. 

Biasanya akan di turunkan dulu musibah musibah dalam hidup kita. Gunanya, untuk membersihkan dosa serta membersihkan hati kita.

Semakin banyak dosa, biasanya semakin banyak musibah turun dan berkepanjangan. Dengan musibah itu dosa kita mulai terkikis dan lama lama habis.

Dengan musibah itu kita jadi belajar mengenal kesalahan dan untuk di perbaiki. 

Sehingga ketika dengan musibah tersebut dosa kita telah habis, kita sudah banyak memperbaiki kesalahan. 

Barulah hajat besar kita yang selama ini di nanti nanti selama penantian panjang akan turun dan kita akan memeluknya.

Cuma kan orang beda beda, ada yang belajarnya cepat, ada yang belajarnya lama/lemot. Yang belajarnya lama ini yang kadang doanya lama untuk di kabulkan.

Tips Ketika Musibah Itu Mulai turun dan Berselimut dalam Hidup Kita


Pertama, bersabar dulu terima semua musibah itu dengan hati yang tenang dan lapang dada. Jangan marah marah dan meronta ronta seperti ikan naik kedaratan.

Lalu perbaiki shalat kita, ingat mintalah pertolongan Kepadalah dengan sabar dan sholat.

Biasanya dengan musibah ini, dosa dosa kita akan mulai terhapus. Untuk mempercepat penghapusan dosa bisa kita banyakin istighfar, shalawat , membaca al quran dan bersedekah.

Itu adalah amalan penghapus dosa dan penolak bala.

Setelah itu, ingat ingat kembali dan intropeksi diri dengan kesalahan kita. Ketika sudah ketemu kesalahan kesalahan yang janggal.

Segera perbaiki. 

Kalau binggung cara memperbaiki kesalahan bacalah shalawat dan al quran sebanyak banyak mungkin.

Karena shalawat dan al quran adalah pembimbing manusia selama hidup. Biasanya setelah baca shalawat dan al quran hati seperti mendapat petunjuk.

Menuju jalan keluar.....

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak