Sudah Sholawat Hajat Bukan Kabul, Malah Kena Musibah Bertubi Pula (Jangan Dulu Suudzon)

Salah satu keutamaan shalawat adalah mengabulkan hajat, karena berkat sholawat banyak rahmat Allah turun, serta juga banyak dosa terhapus.

Berkah rahmat dan dosa yang terhapus sehingga hajat kita jadi kabul.

Namun cerita di lapangan, ada banyak juga mereka yang bersholawat bahkan setiap hari. Tapi yang ada bukan hajatnya kabul, malah masalah datang bertubi tubi.

Seperti ketenangan menjadi sebuah masalah dan musibah, Karena ini gak sedikit juga orang yang tadinya bersholawat jadi berhenti karena takut kena musibah.


shalawat malah kena musibah


Shalawat Bukan Kalimat Ajaib, Yang Simsalabim Hajat Langsung Kabul Ada Progressnya 


Walaupun Allah bisa membuat simsalabim kabul, tapi tidak begini juga konsep bersholawat untuk mengabulkan hajat.

Ketika kita sudah bersholawat, bukan berarti seketika langsung hajat tersebut kabul seketika, seperti minta kepada jin.

Jikalau musibah itu datang, Bukanlah di sebabkan oleh sholawat yang kita baca, Ini salah besar.

Shalawat itu sebuah kebaikan, amalan soleh yang mulia. Allah dan para malaikat senantiasa bersholawat kepada Nabi.

Sholawat itu menghapus dosa, dosa adalah penyebab musibah, jadi sholawat itu menghapus musibah bukan mendatangkan musibah.

Seperti yang terjadi di kehidupanmu.


Lalu dari Mana datangnya Musibah Tersebut?


Musiba yang datang menimpa kita itu di sebabkan oleh buah tangan kita sendiri, alias dari perbutan dosa yang kita lakukan.

Dan dalam al quran Allah mengampuni banyak dari kesalahan kita.

Okey sudah bersholawat, tapi bisa jadi kita masih melakukan dosa, misal masih meninggalkan sholat, tadi pagi habis nyuri uang, atau habis liat hal haram.

Atau dosa dosa lainya yang diri kita sendiri yang tahu.


Secara tidak sadar, Dosa yang kita perbuat itu menciptakan musibah untuk diri kita sendiri.

Harusnya musibah itu datang lebih besar dari pada yang sudah terjadi, berkat sholawat dosa dosa terhapus, sehingga musibah yang tadinya harusnya besar sekarang jadi kecil.



Lalu Kalau Terus Menerus Mendapatkan Musibah, Tahukan Artinya Dan Bagaimana Solusinya?


Kalau setiap hari atau dari bulan ke bulan kita terus menerus mendapatkan musibah, itu artinya dosa yang kita perbuat lebih besar dari pada kebaikan yang di lakukan.

Misal dalam sehari 70% dosa yang di buat, dan 30% kebaikan yang di buat, sehingga jadilah 40% tersebut keluar dalam bentuk musibah.

Kita harus meminimalisir untuk melakukan dosa, awali semua dengan sholat 5 waktu yang bener. 

Nanti dari shalat 5 waktu yang bener, dan sering bersholawat lama kelamaan hati lama lama jadi bersih.

Dan kita jadi lebih mudah meninggalkan maksiat dan dosa, lebih ringan ibaratnya dari sebelumnya gak pernah sholawat dan shalat.


Shalawat Tapi Malah Kena Musibah, Cara Sholawat Mengabulkan Hajat


Ketika kita ada hajat kepada Allah, Tidak serta merta langsung Allah kabulkan apa yang kita hajatkan kepadanya.

Ada beberapa syarat dan ketentuan juga yang harus di lakukan.

  • Dosa yang sudah habis

  • Jiwa yang bersih

  • Di Uji

Pertama hajat belum di kabulkan, kemungkinan dosa kita masih terlalu banyak sudah setinggi langit dan sebesar bumi.

Sehingga perlu di bersihkan dulu, caranya dengan bersholawat. Karena 1 Sholawat itu menghapus dosa.

Kalau mau hajatnya cepat kabul, hapus dosanya yang banyak, artinya sholawatnya jangan sedikit.

Jangan 10 atau 100 itu dikit banget, di banding dosa dosa kita yang menggunung gunung serta hajat kita yang setinggi langit.

Apakah pantas dengan sholawat cuma 10 setiap hari?

Paling enggak 1000, ini juga sedikit kan ada juga sholawat jibril - Sholawlah Ala Muhammad.

Bacalah 10.000 lebih bisa 20.000 itu malah bagus, lebih cepat hajatnya kabul disebabkan pasti dosa dosa kita banyak terhapus.


Karena Sholawat Musibah datang


Sholawat ini membersihkan hati, menjadikan hati yang tadinya gelap menjadi bersinar terang. Artinya yang tadinya di hati banyak kotoran dan sifat jelek.

Sehingga dengan sholawat membuang sifat jelek yang ada di dalam hati.

Bisa jadi dengan musibah yang datang itu, yang akan membuat kita jadi sadar dan hati menjadi bersih.

Kan orang biasanya baru sadar ketika dia tertimpa musibah. Karena musibah dia tidak lagi ini melakukan maksiat yang sama.

Karena jera.

Karena jera sehingga dia tidak lagi melakukan maksiat itu lagi. Sehingga berubahlah hatinya menjadi mulia dan bersinar.


Sebelum Sholawat Di Uji Dulu


Sebelum Allah kabulkan hajat hajat kita, bisa jadi kita belum pantas untuk mendapatkan hajat yang kita minta.

Sehingga Allah memantaskan kita untuk mendapatkan hajat tersebut dengan cara ujian.

Ujian ini bisa berupa musibah juga. Jadi ketika ada musibah coba untuk sabar dulu, perbanyak instripeksi diri.

Dan banyak melakukan perbaikan.


Nanti kalau diri kita sudah pantas untuk mendapatkan hajat terrsebut, karena kita sudah melewati ujian dengan berhasil.

Barulah hajat tersebut di kasih.


Ujian itu bentuknya beda beda, Misal saja ini ketika kita di kasih sakit. Bisa gak dia menerima sakit itu dengan sabar dan syukur.

Kalau bisa kan artinya dia berhasil melewati ujian, yang artinya dia sudah pantas untuk mendapatkan hajat.

Setelah itu ketika sudah pantas baru hajat itu d kasih.;


Yuk Perbanyak Sholawat - Sholawlah Alah Muhammad.

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak